Skip to content
Header Advertisement 2
Beranda » Daerah » Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Teguran Humanis – Edukasi Pengemudi dan Penumpang Odong-Odong di Jalan Lintas Batu Bara

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Teguran Humanis – Edukasi Pengemudi dan Penumpang Odong-Odong di Jalan Lintas Batu Bara

Yara Yara
Sun, 19 Jul 2026

BATU BARA, 19 JULI 2026 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan teguran humanis dan edukasi terhadap pengemudi serta penumpang odong-odong pada hari Minggu (19/7/2026) mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Lintas Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan umum.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., bersama seluruh personil Satlantas Polres Batu Bara. Dalam rangkaian kegiatan yang dilakukan, pihak Satlantas memberikan teguran secara humanis dan menyampaikan pesan edukasi terkait dengan operasional odong-odong, antara lain:

– Membuat pengemudi menyadari agar tidak mengoperasikan odong-odong yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang di jalan umum.

– Mengedukasi pengemudi dan masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas serta memperhatikan faktor keselamatan penumpang, khususnya anak-anak yang sering menjadi penumpang odong-odong.

– Mengimbau agar tidak membawa penumpang melebihi kapasitas dan memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi aman serta layak untuk jalan raya.

Kegiatan dilaksanakan secara persuasif dan preventif, dengan pendekatan yang ramah agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh pengemudi maupun masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan Keselamatan, Kesehatan, Ketertiban, dan Keamanan Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Selama pelaksanaan, situasi berjalan dengan aman, kondusif, dan terkendali. Pengemudi serta masyarakat yang mendapatkan teguran dan edukasi menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan akan lebih memperhatikan keselamatan dalam berkendara maupun menjadi penumpang.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk melakukan pencegahan secara dini terhadap potensi bahaya di jalan raya. Odong-odong menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat, sehingga penting bagi kita untuk memastikan bahwa penggunaannya tetap aman dan sesuai dengan peraturan,” ujar AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H.

Laporan kegiatan telah disampaikan kepada Dirlantas Polda Sumut dan Kapolres Batu Bara dengan tembusan kepada PJU Ditlantas Polda Sumut dan PJU Polres Batu Bara. Dokumentasi dari kegiatan ini juga telah terlampir sebagai bagian dari laporan resmi.

Sumber : Laporan Resmi Kasatlantas Polres Batu Bara

BERITA LAINNYA

berita

Polantas Polres Batu Bara Gencar Patroli “Blue Light”, Jaga Kamseltibcarlantas di Jalinsum

Mon, 15 Dec 2025
berita

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Tue, 18 Aug 2026
berita

Bekuk Bandar Narkoba di Batang Kuis, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Sita 21 Paket Sabu & 46 Paket Ganja

Mon, 24 Aug 2026