Drama OTT di Kalsel: Kasi Datun Kejari HSU Diduga Kabur, Tabrak Petugas KPK, Harta Melonjak Drastis

banner 468x60

Kalimantan Selatan – Aksi kejar-kejaran layaknya film laga terjadi di Kalimantan Selatan. Tri Taruna Fariadi, Kasi Datun Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menjadi buruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diduga kabur saat Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Tak hanya itu, informasi yang beredar menyebutkan Tri Taruna sempat menabrak petugas KPK saat berupaya meloloskan diri. Insiden ini menambah dramatis penangkapan yang seharusnya berjalan mulus.

Sosok Tri Taruna sendiri bukan orang baru di Kejaksaan. Ia pernah menjabat di berbagai posisi strategis, mulai dari jaksa fungsional di Kejari Martapura, hingga Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejati Kalsel dan Sulut. Terakhir, ia menjabat sebagai Kasi Datun Kejari HSU sejak 2022.

Menariknya, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan adanya lonjakan signifikan pada harta Tri Taruna. Dari hanya Rp 20 juta pada laporan pertama tahun 2010, hartanya meroket menjadi Rp 1,6 miliar pada akhir 2024.

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi citra Kejaksaan. KPK diharapkan dapat segera menangkap Tri Taruna dan mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan pejabat publik ini.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di balik OTT ini? Publik menanti perkembangan selanjutnya dari kasus yang mencoreng wajah penegak hukum ini. (red)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *