Skip to content
Header Advertisement 2
Beranda » berita » Mahyaruddin Salim Tekankan Junjung Tinggi Disiplin dan Profesional Kerja

Mahyaruddin Salim Tekankan Junjung Tinggi Disiplin dan Profesional Kerja

miko
Tue, 10 Feb 2026

Tanjungbalai, Harianpesisir.com – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, yang dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (9/2/2026)

Apel yang juga diikuti Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, seluruh ASN, PPPK dan PPPK Paruh Waktu serta Kepala Lingkungan se Kota Tanjungbalai.

Dalam arahannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan sejumlah pesan dan imbauan jelang bulan ramadhan.

Hal utama yang ditekankan Wali Kota yakni tentang Disiplin ASN, sebagaimana yang telah diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Wali Kota Tanjungbalai nomor 51 tahun 2025.

Ia meminta BKPSDM untuk melakukan pemeriksaan ketat tentang adanya ASN, PPPK dan PPPK paruh waktu yang hanya absen pagi langsung pulang, saya minta BKPSDM segera mengambil tindakan terhadap hal itu.

Kita harus bekerja profesional, penuh tanggungjawab dan disiplin. Saya berharap tidak ada ASN yang tidak mengusai lingkungan kerjanya, saya tidak mau lagi Non ASN khususnya PPPK penuh waktu dan paruh waktu lebih menguasai terkait tupoksi yang ada di kantornya.

Selanjutnya, Laksanakan Gotong royong di lingkungan masing masing. Saya minta OPD terkait mulai dari Dinas PUTR, Dinas LingkunganHidup, BPBD, Dishub, Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan melaksanakan hingga sebelum bulan Puasa untuk itu kegiatan gotong royong benar-benar dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran, Ujar Wali Kota

“Bulan Ramadhan nanti, kita akan berlaku perubahan jam kerja untuk itu saya mengimbau seluruh Pimpinan OPD mempersiapkan program kerjanya dan memonitor ASN agar tetap bekerja sesuai jam kerja kantor yang akan berlaku nantinya, ” tegasnya.

Mahyaruddin juga menekankan, Untuk Dinas Satpol PP lakukan imbauan di seluruh warung-warung dan tempat hiburan agar pelaksanaan jam operasionalnya tidak mengganggu kenyamanan bulan Ramadhan.

Lanjutnya lagi, untuk Bagian Kesra segera buat jadwal safari Ramadhan, Pemberian ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah), Persiapkan MTQ tingkat Kota usai idul fitri mendatang dan pelaksanaan kegiatan lainnya saya harap dilaksanakan di Lap Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah mengingat saat ini kondisinya sangat sepi dan banyaknya keluhan pedagang.

Kedepan saya minta, pelaksanaan kegiatan dipusatkan disitu tidak lagi harus di Pendopo rumah dinas atau tempat lainnya.

Untuk Dishub, Wali Kota menyampaikan agar mempersiapkan lokasi Ramadhan Fair. Tentukan lokasi yang strategis, nyaman, tertib dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat serta tentukan kapan pelaksanaan akan dimulai, semua persiapan harus benar benar dipersiapkan dengan matang nantinya

“Kita patut bersyukur, dalam pada tahun lalu tidak ada sesuatu yang terjadi di Kota Tanjungbalai, banjir yang setiap tahun datang kini tidak lagi. Hal ini berkat kerja keras dan doa seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai, terutama para mustahik. Untuk itu, Saya minta dan imbau ASN untuk tetap ikut serta dan memberikan dukungan untuk kegiatan Baznas, agar kegiatan sosial dan keterlibatan kita membantu sesama benar-benar dirasakan manfaatnya, Doa para mustahik sangatlah mulia agar Kota yang kita cintai ini tetap aman, damai dan terhindar dari bencana,” harap Wali Kota Mahyaruddin.

Terakhir, Wali Kota meminta Sekretaris Daerah dan Kepala BPKPD untuk terus memantau realisasi anggaran di seluruh OPD.

Ia berharap untuk realisasi anggaran di tahun 2026 tidak lagi diangka 80% s/d 90% akan tetapi meningkat harus diatas 90% hingga 100%.

Bangun kordinasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan di seluruh OPD, hal ini dalam rangka wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS dan keberlanjutan pembangunan daerah, pungkas Wali Kota Mahyaruddin. (*)

BERITA LAINNYA

berita

Sat Lantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli dan Kibas Bendera Merah di Jalinsum Indrapura, Waspadai Titik Rawan

Sun, 02 Aug 2026
berita

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Tue, 18 Aug 2026
Daerah

Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Syukuran, Ucapkan Selamat Atas Kenaikan Pangkat Pegawai

Mon, 02 Feb 2026