Skip to content
Polsek Air Putih Laksanakan Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Sasaran Balap Liar, Begal, dan TawuranPatroli Dini Hari di Jalinsum Strategis – Satlantas Jaga Kelancaran dan Keamanan Lalu LintasSat Samapta Polres Batu Bara Gelar Patroli Roda-4, Antisipasi Tindak Pidana 3C, Begal, dan Kejahatan JalananWakapolres Batu Bara Hadiri Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara di PRSU 2026 Medan – Wakapolres Batu Bara KOMPOL Supendi, S.H., M.H., mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dalam rangka Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara, yang digelar di Panggung Keong Taman Budaya PRSU, Kota Medan, Selasa (21/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Muhammad Syafi’i, S.H., Pj. Sekda Rusyian Heri, Kakan Kemenag Kabupaten Batu Bara Ahmad Jaiz, S.Ag., M.Ag., para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pembukaan dan tari persembahan Melayu, dilanjutkan doa, laporan ketua panitia, pertunjukan Debus, sambutan Ketua DPRD dan Bupati Batu Bara, serta penampilan Tari Kreasi 13 Etnis yang menggambarkan keberagaman budaya di Kabupaten Batu Bara. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan Sertifikat Penetapan Tonun Batu Bara sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yang menjadi kebanggaan sekaligus bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya daerah. Acara kemudian ditutup dengan penampilan Tari Putri Bertonun, Tari Tor-Tor, foto bersama, dan closing ceremony. Kehadiran Wakapolres Batu Bara dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sumber : Humas Polres Batu BaraTerima Silaturahmi FKUB, Kapolres Batu Bara Perkuat Sinergi dan Kerukunan Umat Beragama
Header Advertisement 2
Beranda » berita » Wujudkan Zero Narkoba, Lapas Labuhan Ruku Gelar Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan

Wujudkan Zero Narkoba, Lapas Labuhan Ruku Gelar Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan

Yara Yara
Fri, 09 Jan 2026

Batu Bara – Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dengan melaksanakan kegiatan tes urine bagi seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Jum’at (09/01/2026). Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari program tahunan ini menjadi bukti nyata upaya pencegahan serta deteksi dini terhadap penyalahgunaan zat berbahaya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Pelaksanaan tes urine tersebut berlangsung di Aula Lapas Labuhan Ruku dan terlaksana melalui kerja sama erat dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan serta BNNK Batu Bara. Sinergi antarinstansi ini tidak hanya memperkuat koordinasi dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi wujud konkrit kolaborasi dalam mendukung program Nasional Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta diberikan penjelasan mengenai tujuan dan manfaat tes urine, baik bagi pegawai maupun warga binaan, sehingga mendapatkan dukungan dan kerjasama penuh dari semua pihak.

Kepala Lapas Labuhan Ruku menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menegakkan komitmen zero narkoba di lingkungan kerja pemasyarakatan. “Kita tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga pada pembangunan karakter dan kesadaran bersama bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus kita lawan secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama yang telah terjalin dengan BNNK Asahan dan BNNK Batu Bara dapat terus berjalan secara berkelanjutan. “Kolaborasi ini sangat penting demi menciptakan lapas yang aman, tertib, dan benar-benar bebas dari pengaruh narkoba, sehingga dapat berperan optimal dalam proses pembinaan warga binaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa tes urine tidak hanya bertujuan sebagai pengawasan internal terhadap pegawai dan warga binaan, tetapi juga sebagai bentuk upaya pembinaan dan pencegahan. “Kita ingin memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk tetap berada di jalur yang benar, dan memastikan bahwa lingkungan lapas mendukung proses rehabilitasi serta reintegrasi warga binaan ke masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, upaya ini tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat serta instansi terkait agar hasil yang dicapai dapat maksimal.

Sementara itu, Kepala BNNK Asahan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Lapas Labuhan Ruku yang secara konsisten menjalin kerja sama erat dalam upaya P4GN. “Kegiatan tes urine yang dilakukan secara berkala ini merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian lembaga pemasyarakatan dalam memerangi narkoba, baik di lingkungan pegawai maupun warga binaan,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa upaya semacam ini menjadi contoh positif bagi lembaga lain dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba. “Dengan melakukan pemeriksaan secara transparan dan teratur, kita dapat membangun kepercayaan serta memastikan bahwa setiap individu di lingkungan lapas dapat berkontribusi positif dalam mencapai tujuan bersama,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kepala BNNK Batu Bara yang diwakili oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) memberikan penjelasan mendetail terkait teknis pelaksanaan tes urine. Ia memaparkan tahapan pemeriksaan mulai dari persiapan, mekanisme pengambilan sampel yang dilakukan secara adil dan profesional, hingga standar mutu yang diterapkan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kita menjamin bahwa setiap tahapan dilakukan dengan transparan dan sesuai prosedur, sehingga hasil yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan. Semua sampel diperiksa di laboratorium yang telah memiliki standarisasi, dan kita memastikan bahwa hak-hak setiap peserta tetap terjaga dengan baik,” jelas perwakilan tersebut.

Kegiatan tes urine ini berjalan dengan lancar dan tertib, dengan seluruh peserta mengikuti proses dengan penuh kerjasama. Hasil pemeriksaan yang akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen untuk terus menjaga komitmen dalam mewujudkan lingkungan lapas yang bersih dari narkoba. (Rahmat Hidayat)